free counter with statistics Tempat Wisata Museum Lukiasan Sidik Jari Denpasar
T12/30/2017

Tempat Wisata Museum Lukiasan Sidik Jari Denpasar

Iklan
Iklan
Selain sebagai tempat pengoleksian dan memamerkan benda hasil budaya manusia kepada masyarakat, museum juga dapat befungsi sebagai tempat wisata yang menyenangkan. Tidak mengherankan jika para wisatawan pada hari-hari libur “menyerbu” museum sebagai tempat untuk mengisi liburannya. Salah satu museum yang sering dikunjungi oleh wisatawan adalah museum seni. Nama lain dari museum seni adalah galeri seni, merupakan sebuah ruangan khusus untuk memamerkan benda seni misalnya lukisan, gambar, dan patung.

Bali merupakan surganya museum seni, setidaknya di Bali terdapat 21 museum seni yang siap untuk dikunjungi oleh para wisatawan. Tiap museum seni tersebut menawarkan keunikan tersediri. Salah satu museum seni yang paling unik yakni Museum Lukisan Sidik Jari atau terkadang para wisatawan menyebutnya dengan nama Museum Sidik Jari.

Museum Lukisan Sidik Jari dibangun pada tahun 1993 oleh Ngurah Gede Pemecutan dan sekaligus memamerkan hasil karya seni lukis beliau di museum ini. Museum Sidik Jari ini diresmikan pada tanggal 4 Juli 1994. Uniknya, lukisan yang dipamerkan di museum ini menampilkan hasil karya seni lukis dengan teknik melukis yang cukup unik, yakni menggunakan sidik jari telunjuk di atas  permukaan kanvas, dan menghasilkan hasil karya seni yang unik, indah dan tentunya sangat mengagumkan.
Tempat Wisata Museum Lukiasan Sidik Jari Denpasar
Museum Lukisan Sidik Jari di Denpasar

Awal ditemukan teknik melukis dengan sidik jari oleh Ngurah Gede Pemecutan dengan tidak sengaja. Pada awalnya beliau ingin membuat lukisan dengan tema tari baris, namun lukisan tersebut tidak selesai sesuai harapan, sehingga pelukisanya menjadi kesal. Kemudian beliau merusak lukisan yang tidak selesai sesuai harapan tersebut dengan menempelkan ujung jari-jemarinya yang berlumuran cat di permukaan kain kanvas. Setelah dilihat lukisannya, maka muncul inspirasi untuk membuat lukisan dengan menggunakan ujung jari telunjuk dan tidak menggunaan kuas lagi sebagai alat lukisnya.

Waktu Buka Museum Lukisan Sidik Jari
Museum Lukisan Sidik Jari ini buka dari hari Senin hingga hari Sabtu, sedangkan pada hari Minggu museum ditutup. Jam buka museum lukisan sidik jari dari mulai pukul 08.00 Wita hingga pukul 18.00 Wita.

Lokasi dan Cara Akses Ke Museum Sidik Jari
Lokasi Museum Lukisan Sidik Jari berada Jalan Hayam Wuruk No 175, Tanjung Bungkak, Denpasar Bali. Dari bandara Ngurah Rai hanya berjarak sekitar 19,4 km dengan waktu tempuh sekitar 35 menit dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. Berikut cara akses menuju Museum Sidik Jari dari Bandara Ngurah Rai. Begitu keluar dari kawasan Bandara arahkan kendaraan menuju jalan Tol Bali Mandara kemudian menuju jalan by pass Ngurah Rai (ke arah Sanur). Tepat di perempatan pantai Sanur belok ke kiri menuju Jalan Hang Tuah (searah dengan objek wisata Bajra Sandhi). Sebelum mencapai objek wisata bajra Sandhi akan menemukan perempatan yang terdapat patung pahlawan (bundaran renon), kemudian ambil arah ke kanan. Kira-kira lagi 1,3 km dari bundaran Renon, di sebelah kanan jalan akan ada plang petunjuk tentang lokasi Museum Sidik Jari tersebut.

Adapun objek wisata yang dekat dengan Museum Lukisan Sidik Jari yakni pasar seni Kumbasari,  11 titik pantai di kawasan sanur, Big Garden Corner, Museum Bali, Lapangan puputan Badung, Monumen Gong Perdamaian, Taman Budaya Art Center dan Monumen Bajra Sandi. Nah itu sekilas tentang objek wisata Museum Lukisan Sidik Jari di Denpasar.
Iklan