free counter with statistics Inilah Desa Wisata Di Bali Barat Yang Wajib Untuk Dikunjungi
T10/21/2018

Inilah Desa Wisata Di Bali Barat Yang Wajib Untuk Dikunjungi

Iklan
Iklan

Pariwisata berbasis kemasyarakatan kini mulai kembangkan di Bali Barat untuk mendongkak kunjungan para wisatawan, sehingga memunculkan istilah “Desa Wisata”. Bali barat tidak hanya memiliki Taman Nasional Bali Barat yang menjadi tujuan wisatawan, tetapi terdapat beberapa desa yang memiliki potensi seni, budaya dan wisata serta memiliki kearifan lokal (local genius) yang mampu menarik para turis untuk berkunjung. Di desa wisata tersebut para pelancong bisa mengenal kehidupan di Bali barat, budaya, seni dan kearifan lokal yang dimilikinya. Bagi yang ingin mengenal alam, budaya, seni, dan kehidupan masyarakat di Bali Barat coba mampir ke beberapa desa wisata berikut ini.
Inilah Desa Wisata Di Bali Barat Yang Wajib Untuk Dikunjungi
Sunset di Bali Barat


1. Desa Wisata Pemuteran
Desa Wisata Pemuteran berada di pesisir pantai sekaligus dekat dengan bukit-bukit yang hijau membuatnya cocok untuk kawasan wisata bahari sekaligus wisata alam. Desa ini menawarkan pesona pantai pasir putih yang sangat eksotis ditambah keindahan matahari tebenamnya membuat desa ini tambah terkenal di mancanegara. Selain itu, pantai yang ada di desa ini merupakan spot snorkeling dan menyelam yang paling populer di Bali yang terkenal akan keindahan terumbu karangnya. Tidak hanya menyuguhkan wisata pantai, di desa Pemuteran juga memiliki objek wisata perbukitan. Spot yang paling populer melihat keindahan desa ini dari ketinggin adalah Bukit Batu Kursi. Uniknya, Untuk sampai ke puncak, pengunjung harus menyusuri ribuan anak tangga. Dari atas ketinggian, panorama biru Teluk Pemuteran terlihat sangat indah. Lokasi: Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali.

2. Desa Wisata Blimbingsari
Desa Wisata Belimbingsari adalah salah satu tempat wisata di bali barat yang paling unik. Keunikan yang dimiliki oleh Belimbingsari yaitu terletak pada keramah tamahan dari penduduknya. Keramah tamahan penduduk desa tersebut juga didukung dengan berbagai kondisi alam yang indah dan asri. Di sini juga ada berbagai wahana permainan atau wisata edukasi yang siap mengisi liburan wisatawan ke Bali Barat. Untuk menarik kunjungan wisatawan, di desa ini terdapat konservasi burung jalak bali, tempat untuk tarcking, dan tempat wisata Air Terjuan Grojogan Sewu. Lokasi: Desa Belimbingsari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali.

3. Desa Wisata Perancak
Desa Wisata Perancak menawarkan beragam destinasi wisata yang siap memanjakan kunjungan Anda ke Bali Barat, seperti Pantai Perancak dengan pohon kelapa yang melambai-lambai, Perancak Sunset Point yang menjadi incaran turis asing selain para fotografer, sirkuit Makepung sebagai tempat diadakannya tradisi makepung (sejenis karapan sapi di madura) tiap tahunnya, hutan mangrove yang hijau dan asri yang cocok untuk aktivitas mangrove tour, Pura Perancak, dan pelabuhan nelayan Perancak yang unik dengan jukung-jukung nelayan yang bersandar. Selain itu di desa ini juga terdapat konservasi penyu dan wisata kuliner ikan laut bakar. Sebagian besar penduduk di desa perancak bekerja sebagai nelayan, tentunya dengan adanya wisata kuliner ikan laut bakar akan mampu meningkatkan pendapatan para nelayan di desa ini. Lokasi: Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Bali.

4. Desa Wisata Yeh Embang Kangin
Desa Wisata Yeh Embang kangin menawarkan pesona keindahan pantai Rambut Siwi dengan sebuah tempat suci umat Hindu yang berdiri di atas tebing yang bernama Pura Rambut Siwi. Pura Rambut Siwi erat kaitannya dengan kedatangan seorang Pendeta dari Majapahit yang melakukan perjalanan ke Bali dan singgah di tempat ini untuk memberikan ajaran Agama Hindu.

Tempat wista lain yang ditawarkan oleh desa wisata Yeh Embang Kangin yakni Green Cliff yang merupakan sebuah bangunan ditepi tebing yang terbuat dari bambu dengan panjang lintasan 60 meter serta tinggi 10 meter. Di atas bangunan tersebut dibangun gazebo serta tiga buah kursi panjang yang memudahkan pengunjung untuk berfoto. Selain wisata alam pegunungan, desa ini juga memiliki tempat wisata air terjun dan tubing river yang menyusuri aliran sungai dengan air yang jernih dan segar. Bagi yang melakukan perjalanan panjang dari arah barat (Gilimanuk) ke timur (Denpasar) coba mampir ke Anjungan cerdas rambut Siwi yang berada di Rest Area Rambut Siwi.

Tidak cukup itu saja, destinasi wisata lainnya siap menyambut kedatangan anda seperti monumen perjuangan Nusamara, tempat kemah yang asik, dan aktivitas warga yang beternak lebah madu. Jadi berlibur ke desa wisata Yeh Embang Kangin jangan lupa membeli madu dari hasil ternak dari warga setempat. Nah bagi pecinta kuliner coba cicipi Lawar Isen khas Yeh Embang Kangin. Lokasi: Desa Yeh Embang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali.

5. Desa Wisata Gumrih
Desa Gumbrih yang beada di ujung Timur kabupaten Jembrana ini terkenal akan destinasi wisata taman airnya. Di tempat wisata ini wisatawan dapat menyusuri sungai ini dengan menaiki jukung bertenaga mesin. Pesona yang ditawarkan sangat memukau dengan aliran air sungai yang tenang dihiasi dengan hijaunya kelapa dan buyuk liar di sepanjang sungai. Tidak hanya menyuguhkan wisata sungai, di desa ini juga memiliki pantai pasir hitam dengan pesona yang sangat memukau dengan panorama hutan bakaunya yang hijau. Selain itu, di desa wisata ini juga terdapat Bali Reptile Rescue yaitu sebuah organisasi untuk menolong dan menjaga reptil-reptil di Pulau Bali. Pengunjung juga akan disuguhkan dengan kegiatan pengolahan kakao dan pertanian organik. Sedangkan untuk mengisi perut coba santap kuliner ikan Gurami khas desa Gumbrih ya, dijamin maknyus. Lokasi: Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten jembrana, Bali.

6. Desa Wisata Pendem
Desa Wisata Pendem menawarkan pesona alam yang indah seperti perbukitan yang hijau, air terjun, dan hutan yang masih asri. Selain wisata alam, desa pendem juga mengembangkan wisata seni seperti Kesenian Jegog, Leko, dan Bumbung. Tempat wisata yang paling populer di Desa Wisata Pendem yakni objek wisata Puncak Mawar, sungai Batu Belah, dan pancoran Penglukatan Tiga Warna. Lokasi: Kelurahan Pendem, Kecamataan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Bali.


Semoga dengan adanya desa wisata di Bali Barat akan meningkatkan perekonomian warga setempat. Harapan kedepannya nanti supaya desa wisata ini terus dikembangkan, sehingga akan mampu menarik desa lainnya untuk mengembangkan potensi wisata yang dimilikinya. Padahal Bali Barat banyak sekali memiliki potensi wisata yang patut dikembangkan seperti bentang alam yang indah, kesenian dan tradisi yang unik, dan budaya.

Bagi para pelancong yang berkunjung ke Bali Barat jangan lupa untuk ikut membantu mengembangkan potensi wisata yang dimiliki dengan cara mempromosikannya di sosial media misalnya dengan mengupload tempat-tempat wisata yang dikunjunginya ke akun Instagram atau sosial media lainnya. Semoga kunjungan Anda ke Bali Barat menjadi berkesan dan menyenangkan. Salam longtriper.
Iklan