free counter with statistics Tempat Wisata Ubud Dan Kintamani
T2/08/2020

Tempat Wisata Ubud Dan Kintamani

Iklan
Iklan

Bagi yang suka menikmati liburan di Pulau Dewata mungkin tidak asing dengan yang namanya tempat wisata Ubud dan Kintamani. Kedua tempat wisata itu sangat terkenal di Bali. Tidak hanya menjadi incaran turis domestik, bahkan menjadi buruan para traveler mancanegara lho.

Ubud dan Kintamani memang mampu memikat jutaan wisatawan asing tiap tahunnya, hal ini disebabkan karena kedua tempat wisata tersebut menawarkan suasana yang sangat berbeda dari kawasan wisata kuta yang penuh dengan keramaian. Suasana yang tenang dan nyamana menjadi pertimbangan tersendiri untuk memilih Ubud dan Kintamani sebagai tempat untuk mengisi liburan.

Apalagi ubud dan kintamani merupakan tempat wisata yang searah dengan perjalanan. Tidak mengherankan jika banyak agen wisata yang menjadwalkan paket tournya ke Ubud dan Kintamani. Fasilitas yang ditawarkan juga sangat lengkap, mulai dari akses yang mudah hingga tersedianya restoran dan hotel yang berstandar internasional. Lalu apa saja tempat wisata yang ditawarkan Ubud dan Kintamani?

Tempat Wisata Di Ubud
Perlu diketahui bahwa Ubud merupakan nama sebuah desa sekaligus nama sebuah kecamatan di Kabupaten Gianyar yang memiliki luas wilayah 42,38 km². Dengan luas wilayah yang cukup luas untuk sebuah kecamatan, tentunya kawasan ini memiliki tempat wisata yang sangat banyak. Mulai dari tempat wisata alam hingga tempat wisata budaya dan seni juga ada di sini. Untuk menikmati pesona Ubud, jika melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai para pelancong akan menempuh jarak sekitar 37 km atau dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 18 menit untuk bisa sampai di Ubud.
Tempat Wisata Ubud Dan Kintamani
Tempat wisata di Ubud
Jika ingin mencari tempat wisata alam di Ubud bisa mengunjungi Campuhan dan Ubud Monkey Forest. Kedua tempat ini kini menjadi incaran para traveler lho. Bukit campuhan sangat terkenal terutama di sosial media karena tempatnya sangat Instagramable, tentunya ini menjadi incaran kaula muda yang gemar hunting foto. Sedangkan Ubud Monkey Forest memang sudah populer sebelum bukit campuhan menjadi viral di sosial media. Selain itu, Ubud Monkey Forest juga diangkat kepopulernya berkat dijadikannya lokasi syuting film Holywood dengan judul Eat, Pray, Love yang dibintangi oleh Julia Roberts.

Tidak hanya menawarkan wisata alam yang sangat unik dan indah, Ubud juga menjadi salah satu tempat wisata rafting yang sangat terkenal di Bali. Ubud dilintasi sungai Ayung  yang merupakan salah satu sungai terpanjang di Bali yang digunakan sebagai tempat bermain rafting. Bahkan mantan presiden Amerika Serikat, Barak Obama sempat bermain rafting di sungai ini. Bagi yang ingin merasakan sensasi uji nyali dengan bermain rafting, cobalah sesekali bermain arung jeram di sungai Ayung.

Ubud juga terkenal dengan wisata seni dan budayanya. Banyak terdapat museum seni di sini seperti museum Neka, museum Puri Lukisan, ARMA Ubud, Museum Blanco, dan museum lainnya. Tidak komplit rasanya kalau ke Ubud tidak mengunjungi wisata budaya. Untuk menikmati keunikan budaya Bali, bisa mampir ke Puri Saren Ubud yang merupakan tempat tinggal dari raja Ubud yang sangat indah dengan tetap memertahankan rumah-rumah tradisional. Hampir setiap malam di puri Ubud diadakan pentas kesenian tari, seperti tari Barong. Tempat wisata budaya di Ubud lainnya bisa mengunjungi banjar Nyuh Kuning atau Pura Taman Saraswati Ubud. Ke Ubud jangan lupa membeli oleh-oleh khas Bali di Pasar Seni Ubud

Tempat Wisata Di Kintamani
Jarak Ubud ke Kintamani sekitar 34,9 km atau sekitar 1 jam perjalanan dengan kendaraan bermotor. Jika liburan ke Kintamani tentunya akan melewati kawasan wisata Ubud. Akan lebih baik jika mampir terlebih dahulu di beberapa tempat wisata populer di Ubud jika akan berlibur ke Kintamani. Lalu apa saja tempat wisata yang menjadikan kintamani menjadi sangat populer bagi wisatawan mancenagara?

Kintamani merupakan nama sebuah kecamatan di kabupaten Bangli dengan hawa yang sejuk pada siang hari. Seperti kata pepatah “sekali mendayung dua pulau terlapaui”, itulah pepatah yang tepat untuk menggambarkan daerah kintamani. Berkunjung ke Kintamani, kita akan disuguhkan ragam pilihan tempat wisata mulai dari wisata alam, budaya, sejarah hingga wisata petualangan terdapat di sini. Bahkan wisata kekinian dan selfie yang banyak digandrungi oleh kaula muda juga ada di sini.
Tempat Wisata Ubud Dan Kintamani
Tempat wisata di Kintamani

Jika ingin mencari wisata alam di Kintamani, bisa mengunjungi Penelokan dengan panorama gunung dan danau Batur, Bukit Sari spot yang asik untuk kemah, Bukit Trunyan yang cocok untuk kegiatan hiking sambil menikmati panorama alam sekitar bukit yang menghijau, Lava Tumuli Batur, Gunung Abang , Gunung Batur, dan Danau Batur.

Bagi pecinta foto selfie, di Kintamani juga mulai dikembangkan beberapa tempat wisata kekinian dan spot selfie seperti Bukit Cinta Pinggan, Grembeng Culali, Hutan Pinus Kintamanai, dan Sukawana Sunrise Spot.

Selain itu, Kintamani juga menawarkan wisata buatan, wisata budaya dan tradisi seperti Pemandian Air Panas Toya Bungkah, Pemandian Air Panas Toya Devasya, museum Gunung Api Batur, pemakaman terbuka di Desa Trunyan, Pura Batur, dan Pura Jati Batur. sedangkan untuk wisata sejarah bisa mengunjungi Pura Puncak Penulisan yang merupakan salah satu pura tertua di Bali. Tempat ibadah agama Hindu ini merupakan peninggalan sejak jaman Megalitikum.

Liburan ke Kintamani tidak akan lengkap rasanya kalau belum membeli oleh-oleh untuk dibawa pulang. Salah satu oleh-oleh yang bisa dibawa pulang yakni Jeruk Kintamani dan Kopi Kintamani yang memiliki rasa yang khas. Desa Catur Kintamani merupakan sentra penghasil Jeruk Kintamani dan Kopi Kintamani dengan kualitas yang sangat baik.

Selain bisa menikmati segarnya udara karena terletak di pegunungan, wisatawan juga bisa menyaksikan areal perkebunan yang sangat subur, seperti perkebunan kopi dan jeruk. Selain berwisata tentunya pengunjung bisa belajar mulai dari pembibitan hingga pengolahan produk perkebunan di desa Catur entah pegolahan kopi maupun jeruk. Jika saat berwisata bertepatan pada saat musim panen jeruk, kita bisa memanen dan bahkan bisa mencicipi buah jeruk yang masih fresh, bahkan membawa buah jeruk yang manis untuk dijadikan oleh-oleh. Bagi anda pecinta kopi, tentunya produk kopi dari Desa Catur atau dikenal juga dengan nama Kopi Kintamani jangan sampi terlewatkan.

Tips berwisata Ke kintamani Bali =>
Kawasan kintamani merupakan daerah pegunungan, tentu suhu udaranya cukup dingin. Jika tidak tahan akan kedinginan, ingatlah untuk memakai jakaet atau baju hangat. Terkadang pada bulan-bulan tertentu suhu udara di sini sangat dingin walaupun itu pada siang hari. Bagi yang suka berfoto-foto di sekitar danau Batur atau di Lava Tumuli, pengunjung harus menggunakan sepatu, karena terdapat batu padas yang sangat runcing yang mampu melukai kaki jika tidak hati-hati berjalan di atasnya. Satu hal lagi yang paling penting, jangan membuang sampah sembarangan.
Iklan