free counter with statistics Inilah 6 Desa Wisata Di Denpasar Bali
T10/29/2018

Inilah 6 Desa Wisata Di Denpasar Bali

Iklan
Iklan

Kota Madya Denpasar sebagai ibu kota provinsi Bali ternyata memiliki banyak destinasi wisata yang menjadi incaran traveler kelas Dunia, seperti monumen Bajra sandhi, Taman Budaya Art Centre, dan Museum Bali. Tahukah anda bahwa kota yang memiliki motto atau slogan “Purradhipa Bhara Bhavana” ini mendapat julukan sebagai “Parijs van Bally” lho karena kota Denpasar mirip seperti kota Paris di Prancis yang merupakan pusat perbelanjaan dari berbagai produk fashion baik tradisional hingga modern. Kota Paris memiliki ikon Menara Eiffel yang indah, sedangkan Kota Denpasar memiliki ikon monumen Bajra Sandhi yang indah. Tidak hanya memiliki Monumen Bajra Sandhi yang indah dan unik, kota Denpasar juga mengembangkan desa wisata yang tidak kalah menariknya dengan desa wisata di luar kota Denpasar dan tentunya mampu menarik kunjungan wisatawan.


Inilah 6 Desa Wisata Di Denpasar Bali
Parade budaya di Denpasar

Pada tahun 2018 setidaknya terdapat 6 desa wisata di Kota Denpasar yang terus dikembangkan dan dipromosikan oleh pemerintas setempat untuk menarik kunjungan para turis. Adapun 6 desa wisata yang ada di Denpasar Bali adalah sebagai berikut.

1. Desa Wisata Serangan
Sesuai dengan namanya Desa Wisata Serangan berada di Pulau Serangan yang secara administratif berada di wilayah Kecamatan Denpasar Selatan. Dulu sebelum adanya jembatan penghubung, pulau Serangan ini terpisah dengan Pulau Bali, untuk mengaksesnya harus menggunakan perahu atau jukung para nelayan setempat. Kini semenjak adanya jembatan penghubung, para wisatawan dengan mudah mengunjungi desa wisata ini. Banyak hal yang wisatawan bisa lakukan di Desa Wisata Serangan yakni melihat kehidupan penyu langka di penangkaran penyu yang dikelola oleh Turtle Conservation and Education Centre (TCEC) Serangan, menikmati pesona Pantai Serangan dengan pasir putihnya yang eksotis, berkeliling dengan sepeda motor atau mobil di pantai Reklamasi Pulau Serangan yang merupakan spot yang sangat bagus untuk melihat atraksi wisatawan bermain watersport di pantai Tanjung Benoa dan spot untuk melihat sunset, menikmati keindahan Dermaga Serangan tempat penyeberangan menuju Nusa Lembongan atau ke pulau Gili Lombok, melihat kehidupan masyarakat Kampung Bugis dengan rumah panggungnya yang masih bertahan hingga sekarang, melihat pesona bawah laut dengan jalan-jalan di Underwater Seawalker Serangan, terdapat Pura Sakenan sebagai tempat wisata religi, melihat kehidupan hiu di Bali Shark, dan mengunjungi danau buatan di Pulau Serangan sebagai tempat selfie yang instagramable banget. Selain bisa menikmati keindahan alam dan kebudayaannya, para wisatawan juga bisa menikmati kuliner khas pulau serangan yakni ikan asap sambel matah khas serangan, Camilan Krupuk Klejat, dan Bulung. Bagi yang suka hobi memancing atau hobi surfing, di sini juga spot memancing yang sangat populer di Bali dan memiliki ombak yang sangat ideal untuk bermain surfing lho.


2. Desa Wisata Sanur Kauh
Desa Sanur Kauh terkenal akan destinasi wisata alam berupa pantai putih yang sangat eksotis. Di sini terdapat dua pantai yang terkenal yakni Pantai Mertasari dan Pantai Pengembak. Sekitar bulan Juli-September di lapangan Pantai Mertasari sering diadakan event festival layang-layang yang menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke desa wisata ini. Selain itu, di desa wisata ini juga terdapat sebuah taman sangat keren yang berada di Pantai Pengembak, namanya taman Inspirasi Mertasari yang menyajikan berbagai spot untuk berfoto selfie yang Instagramabel banget, berkuda, maupun sekedar nongkrong menikmati kulinernya. Di Desa Wisata Sanur Kauh juga bisa berwisata sejarah karena terdapat sebuah prasasti yang terbuat dari batu padas, berbentuk tiang batu atau pilar pada bagian atas berntuk bunga teratai (lotus) yang bernama Prasasti Blanjong. Prasasti ini memuat sejarah tertulis tertua tentang Pulau Bali. Desa ini terus dikembangkan untuk menarik kunjungan wisatawan dengan cara menata sungai yang mengalir ke desa wisata sanur kauh ini dijadikan sarana rekreasi dan jogging, sungai tersebut bernama Tukad Loloan.

3. Desa Wisata Kertalangu
Desa Budaya Kertalangu dikelilingi oleh persawahan asri dan kebun yang subur. Desa ini lebih didominasi oleh pemandangan hamparan persawahan yang indah. Potensi ini dimanfaatkan dengan membuat jogging track sepanjang 4 km yang melewati areal persawahan. Selain aktivitas jogging para wisatawan juga bisa membeli dan melihat proses pengerjaan beberapa kerajinan secara langsung seperti gelas, keramik, lilin, patung, guci dan lain sebagainya. Di sini juga terdapat monumen gong perdamaian dunia yang berdiri di tengah lapangan yang hijau sebagai tempat berfoto-foto yang sangat bagus dan memiliki rute untuk bermain ATV yang sangat bagus. Bagi yang suka dengan kegiatan memancing, di desa ini juga terdapat kolam pancing dan jasa penyewaan alat pancing atau bisa juga membawanya dari rumah. Kegiatan lain yang mungkin bisa dilakukan di desa ini yakni menonton pertunjukan tari Barong, Tari Kecak dan Joged Bungbung, berwisata naik kuda, atau menikmati wisata kulinernya.

4. Desa Wisata Sanur Kaja
Potensi alam yang ditawarkan di Desa Wisata Sanur Kaja hampir sama seperti Desa Wisata Sanur Kauh yakni pesona pantai pasir putih yang indah lengkap dengan gazebonya sebagai tempat nongkrong. Adapun titik pantai yang terkenal di desa wisata sanur kaja yakni Pantai Matahari Terbit, Pantai Bali Beach, dan Pantai Segara Ayu. Pantai tersebut terkenal akan pesona matahari terbitnya di pagi hari. Tidak jauh dari pantainya, terdapat Museum Le Mayuer yang berisi koleksi seni lukis peninggalan Le Mayeur seorang pelukis asal Belgia. Berbagai lukisan karya beliau mulai tentang kehidupan sang istri Ni Pollok sebagai modelnya hingga keindahan alam Sanur dipajang di museum ini. Bagi yang suka bersepeda atau sekedar jalan-jalan, di desa ini terdapat area jogging track yang membentang di pinggir pantai dari pantai Matahari terbit sampai ke pantai Mertasari dengan panjangnya mencapai 5,8 km. Jika tidak sempat membawa sepeda, jangan khawatir karena di sini tersedia jasa penyewaan sepeda dengan harga yang sangat murah. Pada bulan Agustus terdapat event tahunan yang bernama Sanur Village Festival. Pada kegiatan tersebut para turis akan disuguhkan dengan kegiatan bazaar, festival kuliner dan atraksi seni serta budaya.

5. Desa Wisata Penatih
Desa Wisata Pentih merupakan desa wisata baru yang ada di Kota Denpasar dengan dengan ikon subak lestari yang menjadi keunggulannya. Selain subaknya, Desa Wisata Penatih juga memiliki industri kerajinan, banjar hijau, terowongan subak sepanjang 1 km, situs bersejarah, jogging track, museum, serta keberadaan tempat suci umat Hindu yang memiliki keunikan tersendiri. Area jogging track di Desa Wisata Penatih memiliki panjang sekitar satu kilometer yang di mulai dari Pasar Kerta Waringin Sari. Sepanjang track di sisi kiri dan kanan kita akan disuguhkan dengan hamparan sawah yang menghijau. Jika jogging pada pagi hari, kita bisa melihat aktivitas para petani yang mengarap lahan sawahnya, sungguh pemandangan yang unik di sebuah kota metropolitan yang super sibuk. Bagi yang suka melihat barang-barang seni, bisa mampir ke Putrawan Museum of Tribal Art (PUMA) yang di dalamnya terdapat koleksi barang-barang seni baik seni lukis, seni patung maupun seni primitive.

6. Desa Wisata Kelurahan Sanur
Kelurahan Sanur terletak di wilayah Desa Pakraman Intaran yang menawarkan pesona keindahan pantai pasir putih yang eksotis. Adapun titik pantai yang populer di kelurahan Sanur yakni pantai Sindhu, Pantai Duyung, Pantai Cemara Alit, Pantai Karang, Pantai Batu Jimbar, dan Pantai Semawang. Selain pesona pantai yang menyuguhkan keindahan matahari terbitnya di pagi hari, desa wisata kelurahan sanur juga memanjakan lidah para turis dengan wisata kuliner khas Balinya di pasar malam Sindu atau dikenal dengan nama “Sanur Night Market”. Di sini para wisatawan bisa mencicipi beragam jenis kuliner seperti Chinesefood, masakan khas Nusantara hingga masakan tradisional Bali. Sanur Night Market tidak hanya diserbu oleh para wisatawan lokal lho, bahkan diburu oleh turis asing yang sedang berlibur di Sanur, bahkan jumlahnya mendominasi. Dapat dikatakan bahwa pasar Sindu kini sudah menjadi salah satu tempat favorit wisata kuliner bagi wisatawan asing.

Dengan adanya desa wisata tersebut diharapkan mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Kota Denpasar atau warga Denpasar sendiri bisa menikmati pesona desa tersebut untuk merelaksasi diri dari hiruk piruk sibuknya aktivitas harian di kota ini. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali menyatakan bahwa kota Denpasar sebagai kota terbahagia se-Bali lho, hal ini disebabkan karena pemerintah Kodya Denpasar terus mengembangkan destinasi wisata yang asik dan menarik untuk dikunjungi. Semoga artikel ini dapat dijadikan rujuan dalam mencari desa wisata di Kota Denpasar Bali. Salam Longtriper.
Iklan