free counter with statistics Bukit Cinta Ubud, Tempat Jalan-Jalan Di Bali Yang Instagramable
T10/29/2018

Bukit Cinta Ubud, Tempat Jalan-Jalan Di Bali Yang Instagramable

Iklan
Iklan

Ubud sudah populer di kalangan wisatawan asing terutama wisatawan barat sejak awal tahun 1930an, karena kemampuan dari raja Ubud dalam menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Belanda, sehingga wisatawan asing dengan mudah mengetahui budaya Bali dan memperkenalkannya ke luar negeri. Selain itu, Raja Sukawati yang merupakan kakak dari Raja Ubud mengundang seniman lukis Walter Spiers ke Ubud untuk tinggal dan melukis di Ubud. Melalui lukisan-lukisan beliau ini yang sebagian besar mengambarkan tentang kehidupan di Ubud, sehingga Ubud mulai terkenal ke mancanegara, karena beberapa lukisan-lukisannya dipameran ke luar negeri.

Bahkan film Holywood yang berjudul Eat Pray Love yang dibintangi oleh aktris Julia Roberts melakukan shoting di Ubud. Di dalam film tersebut mengisahkan perjalanan sang bintang film yang ingin menemukan kebahagiaan. Ia pergi Italia untuk menikmati makanan (eat), lalu ke India untuk melakukan yoga dan berbagai kegiatan spiritual (pray), terakhir dia pergi ke Bali (salah satunya ke Ubud) yang akhirnya menemukan cintanya (love). Dengan adanya film ini maka Bali pun kemudian dapat julukan “the island of love” atau pulau cinta lho.

Seiring perkembangan teknolongi informasi kawasan Ubud makin terkenal karena banyak pengguna sosial media yang ikut mempopulerkan Ubud di dunia maya. Di sosial media Instagram kawasan ubud benar-benar populer lho, jika kita ketik #ubud akan terdapat 3,2 juta kiriman tentang Ubud. Jadi ubud merupakan kawasan tempat wisata yang Instagramable banget. Salah satu tempat wisata di Ubud yang Instagramable yakni Bukit Cinta Ubud.
Bukit Cinta Ubud, Tempat Jalan-Jalan Di Bali Yang Instagramable
Bukit Cinta Ubud

Nama lain dari Bukit Cinta Ubud adalah Bukit Campuhan Ubud karena lokasinya berada di atas Sungai Campuhan Ubud. Tempat wisata yang populer di Ubud ini menawarkan pemandangan alam yang asri dengan hamparan rumput ilalang yang menghijau dan memiliki area jogging track yang panjangnya sekitar 2 km. Jalur jogging trek yang ada di Bukit Cinta Ubud ini dibangun dengan baik selebar kira-kira 1,5 meter yang sisi kanan dan kirinya dipenuhi dengan rumput ilalang yang setinggi satu meter yang tumbuh secara alami dengan luas berhektar-hektar sehingga perbukitan ini tampak menghijau dan asri. Pengunjung di Bukit Cinta Ubud lebih didominasi oleh kaula muda yang ingin mengabadikan keindahan bukit ini. Tidak hanya buru oleh wisatawan lokal lho, Bukit Cinta Ubud ini juga dikunjungi wisatawan asing yang kebetulan berlibur di kawasan desa wisata Ubud.

Di kawasan ini ada sebuah pura bernama Pura Gunung Lebah, sehingga kawasan tersebut dikenal juga dengan nama Bukit Gunung Lebah. Karena di Bukit Cinta Ubud berada di kawasan suci maka dilarang keras melakukan hal-hal yang terlarang dan peringatan itu sudah terpajang sangat jelas begitu memasuki kawasan ini. Jika melanggarnya maka akan dikenai sangsi adat yang sangat berat. Di kawasan bukit campuhan ini tidak terdapat warung yang menjual makanan dan minuman, jadi disarankan membawa minuman sendiri agar saat menyusuri kawasan ini tidak kebingungan mencari minuman karena kehausan.

Cara mengakses Bukit Cinta Ubud sangat mudah sekali apalagi tempat wisata ini sudah populer tentunya jika tersesat dan menanyakannya pada warga sekitar Ubud akan dengan ramahnya memberikan petunjuk arah menuju tempat wisata ini. Alamat tepatnya Bukit Cinta Ubud berada di Jalan Bangkiang Sidem, Ubud. Dari bandara Ngurah Rai akan menempuh jarak sekitar 39,2 km atau dengan waktu tempuh sekitar 1 jam perjalanan, sedangkan dari Kota Denpasar berjarak sekitar 23,1 km atau dengan waktu tempuh sekitar 38 menit (versi Google Map). Pertama carilah pusat kota Ubud (sebagai patokan utama adalah Museum Antonio Blanco di Jalan Raya Ubud), kemudian cari hotel Ibah yang posisinya di kanan jalan (sebelum jembatan sungai Campuhan), ambil arah menuju hotel Ibah kemudian beloklah kiri menuju jalan turunan yang akan mengantar para wisatawan sampai pada parkir di sebuah halaman sekolah SMK. Dari halaman parkir kita sudah dapat melihat pura Gunung Lebah berdiri di atas sungai Campuhan, berjalan sekitar 10 meter, sebelah kanan pura terdapat akses masuk menuju ke objek wisata Bukit Cinta Ubud.

Selain menikmati pesona indahnya Bukit Cinta Ubud, berlibur ke Ubud bisa juga melihat tingkah lucu para monyet di Monkey Forest Ubud, memacu adrenalin di Ayung Rafting, melihat keindahan dan keunikan Pura Taman Saraswati Ubud, melihat keindahan tempat tinggal dari raja Ubud dan mengenal kebudayaan Bali di Puri Saren Ubud, menikmati kehidupan pedesaan yanga asri di Banjar Nyuh Kuning, membeli oleh-oleh khas Bali di Pasar Seni Ubud, dan melihat hasil seni lukis dari beberapa pelukis terkenal di beberapa museum seni Ubud (Museum Neka, Museum Puri Lukisan, Arma Ubud, Museum Renaisance Antonio Blanco).

Silahkan baca:

Ingat, selama berwisata ke Bukit Cinta Ubud, sampah pembungkus makananan dan minuman yang dibawa jangan dibuang secara sembarangan agar tidak merusak lingkungan di sana. Kalau bukan kita yang merawat lingkungan, siapa lagi? Jangan lupa juga mengupload hasil jepretan selama berlibur ke Bukit Cinta Ubud sosial media agar tempat tersebut tambah populer.
Iklan