free counter with statistics Inilah Museum Di Klungkung Bali Yang Wajib Dikunjungi
T11/16/2018

Inilah Museum Di Klungkung Bali Yang Wajib Dikunjungi

Iklan
Iklan

Klungkung merupakan salah satu kabupaten di Bali yang memiliki luas wilayah terkecil di Bali. Kabupaten ini terbagi menjadi dua wilayah yakni Klungkung Daratan dan Klungkung Kepulauan. Sebagian besar wilayahnya berada di kepulauan Nusa Penida yang dikenal dengan istilah Klungkung Kepulauan. Walaupun memiliki luas wilayah yang kecil, namun kabupaten ini memiliki segudang potensi wisata yang mampu menarik kunjungan turis asing untuk bertandang ke kabupaten yang terkenal dengan julukan “Bumi Serombotan” ini. Mulai bentang alam perbukitan yang hijau dan asri seperti bukit abah dan bukit belong, desa wisata yang unik dan kaya akan atraksi budaya dan seni, dan pesona pantainya baik yang bepasir putih maupun berpasir hitam.
Inilah Museum Di Klungkung Bali Yang Wajib Dikunjungi
Museum di Klungkung Bali

Tidak hanya memiliki wisata alam yang menjadi magnet bagi turis, kabupaten ini juga memiliki destinasi wisata buatan yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi yakni wisata museum. Memang keberadaan museum di Klungkung Bali tidak sebanyak yang ada di Gianyar Bali. Tetapi keberadaan museum-muesum tersebut akan mampu memperkaya wawasan kita tentang sejarah dan apa yang terjadi di klungkung pada masa tempo dulu. Berikut admin rangkum 4 Museum Di Klungkung Bali yang mungkin bisa kamu kunjungi.

1. Museum Semarajaya
Di dalam Museum semrajaya dipamerkan berbagai barang-barang dari jaman prasejarah sampai benda-benda yang digunakan selama perang puputan Klungkung. Selain itu, juga terdapat berbagai barang-barang yang dipergunakan sebagai perlengkapan upacara adat oleh para raja-raja Klungkung serta berbagai koleksi foto-foto dokumentasi keturunan raja-raja di Klungkung. Keberadaan museum ini dekat dengan objek wisata populer di klungkung seperti Monumen Puputan Klungkung tempat yang asik untuk nongkrong di tengah kota Semarapura, Taman Gili dan Kerta Gosa tempat wisata sejarah, dan desa wisata kamasan yang terkenal dengan kerajinan uang bolong (uang kuno). Lokasi: Jalan Untung Surapati, Kota Semarapura, Kabupaten Klungkung, Bali.

2. Museum Gunarsa
Museum Gunarsa atau Museum Seni Lukis Klasik Bali Nyoman Gunarsa merupakan museum seni lukis klasik yang diprakarsai oleh seorang seniman asal Klungkung yang bernama Nyoman Gunarsa. Museum ini mengoleksi berbagai lukisan klasik Bali dan lukisan modern karya dari seniman Bali. Tidak hanya lukisan, di museum ini juga memajang seni patung dan juga barang antik lho. Lokasi: Jalan Raya Banda No. 1, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Bali

3. Museum Usadha
Museum Usadha berisi koleksi tanaman obat yang digunakan bahan baku jamu tradisional sesuai resep peninggalan leluhur. Tanaman obat ini diambil dari berbagai daerah di Nusantara lalu dikembangbiakan di museum ini. Berbagai tanaman obat sudah dibudidayakan di museum ini seperti pegagan (piduh), sembung, kumis kucing, kunyit putih, brotowali, dan ratusan jenis obat lainnya. Tidak hanya membudidayakan tanaman obat lho,museum ini juga membudidayakan buah-buahan langka yang ada di bumi Nusantara ini. Museum Usadha ini dibangun pada komplek Museum Seni Lukis Klasik Bali Nyoman Gunarsa. Jadi berkunjung ke sini bisa mengunjungi koleksi seni lukis klasik dan modern di Museum Gunarsa di Klungkung Bali. Lokasi: Jalan Raya Banda No. 1, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Bali

4. Monumen Puputan Klungkung
Monumen Puputan Klungkung adalah monumen yang dibangun untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan dan ksatria kerajaan klungkung yang telah berjuang gagah berani melawan penjajah yang ingin menguasai kekayaan “Bumi Serombotan” ini. Monumen ini dapat dikatakan sebagai musuem karena di dalamnya terdapat diorama-diorama tentang Perang Puputan Klungkung, bahkan di dalamnya juga terdapat patung dan benda-benda lainnya yang erat kaitannya dengan sejarah Klungkung. Tidak hanya sekedar museum lho, monumen ini juga dapat digunakan sebagai tempat ngongkrong yang asik di tengah-tengah kota Semarapura. Tidak mengherankan tempat ini selalu ramai dikunjungi oleh warga seputaran Kota semarapura ketika senja hari hingga malam hari. Kawasan ini terus dipercantik dengan menambahkan fasilitas pendukung seperti gazebo,lampu warna warni, bahkan tv ukuran besar juga terpasang di arean monumen ini. Lokasi: Tengah kota Semarapura, jalan Untung Surapati - Klungkung.

Ke empat museum itu lokasinya saling berdekatan lho, dalam satu hari para wisatawan bisa mengunjungi semua museum itu. Misalnya jika datang dari arah Kota Gianyar, bisa mengunjungi terlebih dahulu museum seni Gunarsa lalu ke museum Usadha yang masih dalam satu komplek. Kemudian perjalanan dilanjutkan menuju musuem Semarajaya yang berjarak sekitar 3,4 km atau 6 menit perjalanan dengan kendaraan bermotor. Terakhir mengunjungi Monumen Puputan Klungkung yang berjarak sekitar 72 meter dari museum Semarajaya.

Destinasi wisata lainnya yang dekat dengan museum tersebut yakni wisata sejarah Goa Jepang, Wisata Kali Unda dengan tirai air terjunnya, Bukit Belong dengan hamparan rumput ilalang, Pantai Batu Tumpeng spot surfing yang bagus di Klungkung daratan, wisata Tirta Srinadi tempat untuk bermain air di seputaran kota Semarapura, dan Desa Wisata Kamasan yang terkenal dengan kerajinan uang bolong (uang kepeng) dan lukisan klasik khas Kamasan.
Iklan