free counter with statistics Inilah 20 Tempat Wisata Hutan Di Bali
T1/12/2019

Inilah 20 Tempat Wisata Hutan Di Bali

Iklan
Iklan
Pulau Bali memiliki luas wilayah sekitar 5.780 km²atau sekitar 0,77% luas pulau Kalimantan. Walaupun luas Pulau Bali sangat kecil, namun memiliki kawasan hutan sebagai paru-paru dunia yang tersebar di semua kabupaten dan kota di Bali. Beberapa kawasan hutan tersebut kini dijadikan sebagai objek wisata yang mampu menarik kunjungan para turis untuk menikmati pesonanya. Walaupun dijadikan sebagai objek wisata, kawasan hutan tersebut tidaklah beralih fungsi melainkan tetap menjadi kawasan konservasi dengan tidak menghilangkan fungsinya sebagai penyedia udara bersih. 
Inilah 20 Tempat Wisata Hutan Di Bali
Bambu yang mampu menjadikan panorama yang indah

Tempat wisata hutan di Bali kini banyak diminati para wisatawan, khususnya para wisatawan pecinta trakking atau petualangan dan para pecinta kemah yang menginginkan suasana baru selama berlibur ke Bali. Berikut beberapa kawasan hutan di bali yang dijadikan sebagai tempat wisata yang layak untuk dikunjungi oleh para wisatawan.

1. Hutan Bambu Penglipuran
Desa wisata Penglipuran tidak hanya menyuguhkan keunikan arsitektur bangunannya yang sangat rapi dan indah. Desa yang mendapat predikat desa terbersih di dunia ini juga memiliki tempat wisata hutan bambu yang sangat populer di Bali. Tanaman bambu di desa Penglipuran memang sudah dikembangkan dan dipelihara oleh masyarakat desa sejak turun temurun. Suasana di sekitar hutan bambu sangat sejuk dan asri. Tempatnya sangat instagramable banget bagi yang suka hunting foto. Lokasi hutan bambu berada di ujung desa yang tidak jauh dari rumah penduduk dengan angkul-angkul (sejenis pintu gerbang) yang sangat unik. Lokasi: Jalan Penglipuran, Desa Adat Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali.

2. Hutan Danau Tamblingan
Danau Tamblingan merupakan salah satu danau dari empat danau populer yang ada di Bali. Danau yang bersebelahan dengan Danau Buyan ini dikelilingi oleh hutan yang menghijau sehingga memiliki udara yang sejuk. Danau ini juga memilik pemandangan yang indah dan masih alami. Keindahan matahari pagi kala baru terbit semakin menambah pesona danau ini. Bagi yang suka dengan wisata petualangan, hutan di danau tamblingan dapat dijadikan tujuan wisata yang sangat menegsankan. Lokasi: sebelah utara lereng Gunung Lesung, Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali.

3. Hutan Pinus Pidpid
Bagi yang ingin mencari tempat berwisata di Bali Timur dengan suasana hutan yang sejuk dan alami coba mampir ke  hutan pinus yang berada di Desa Pidpid. Kawasan hutan lindung ini menawarkan keindahan yang pohon pinus yang menjulang tinggi. Udara yang sejuk dan pemandangan yang masih asri membuat kita betah untuk berada lama-lama di sana. Lokasi: Desa Pidpid, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali

4. Hutan Pinus Gelagah Linggah
Hutan Pinus tidak hanya ditemukan di kabupaten Karangasem, tetapi bisa juga kita temukan di tempat wisata Kintamani tepatnya di Desa Manikliyu. Perlu diketahui bahawa Desa Manikliyu merupakan daerah yang berbukit dan berada di dataran tinggi sehingga hawa udaranya sejuk. Di sepanjang kiri kanan jalan menuju Desa Manikliyu akan melihat view hutan pinus yang sangat indah. Tempat wisata tersebut sering disebut dengan nama Hutan Pinus Gelagah Linggah karena tempatnya bernama Gelagah Linggah. Tempatnya relatif sepi, sehingga kita dengan bebas bisa mengekspresikan diri dengan cara berfoto-foto. Lokasi: Jalan Manikliyu, Glagah linggah, Desa Manikliyu, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali

5. Hutan Pinus Suter
Hutan pinus berikutnya yang bisa kita kunjungi di Kabupaten Bangli yakni hutan pinus yang ada di Desa Suter. Desa yang masuk sebagai salah satu desa wisata di Bangli ini memiliki hutan pinus yang merupakan hutan lindung dengan suasana yang hijau, asri dan indah. Selain itu, dari desa ini kita bisa melihat pemandangan danau batur dan gunung batur yang sangat indah dari ketinggian. Lokasi: Desa Suter, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali

6. Hutan Mangrove Tuban
Hutan Mangrove Tuban atau Ekowisata Mangrove Wanasari merupakan salah satu tempat wisata yang dekat dengan bandara Ngurah Rai yang berjarak sekitar 2,8 km. Kawasan hutan yang berada di Jalan By Pass Ngurah Rai, Desa Tuban, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali ini akan menawarkan pesona pemandangan hutan mangrove yang sangat indah. Pelancong akan berjalan di atas jembatan yang terbuat dari bambu dan kayu yang berada di tengah hutan mangrove dan di antara keramba kepiting milik nelayan Wanasari. Dengan pohon bakau yang menghijau membuat tempat ini sangat sejuk di siang hari. Selain bisa berwisata, kita juga bisa mendapatkan banyak ilmu tentang mangrove dan ekologinya di Ekowisata Mangrove Wanasaari. Di kawasan ini juga tersedia warung makan yang menyediakan kuliner khas hasil hutan mangrove, seperti kepiting dan udang.

7. Hutan Mangove Suwung
Denpasar sebagai ibu kota provinsi Bali juga menyediakan tempat rekreasi dengan nuansa alam yang hijau nan asri di tempat wisata hutan mangove Suwung. Tempat ini sangat cocok dikunjungi bagi yang ingin mencari ketenangan dan kenyamanan dengan hawa udara yang sejuk dan jauh dari polusi di tengah-tengah kota metropolitan yang super sibuk. Para pengunjung akan suguhkan dengan keindahan hutan bakau. Untuk menikmati keindahan hutan ini, pengelola menyiapkan jalan setapak yang terbuat dari kayu sepanjang 3 km. Sepanjang jalan sudah disediakan beberapa titik gazebo untuk istirahat atau sekedar nongkrong. Hutan yang berlokasi di Jalan By Pass Ngurah Rai, Desa Pemogan, Denpasar Selatan ini mampu membuat mengunjung berlama-lama di kawasan ini. Apalagi pada siang hari kawasan hutan ini sejuk karena cahaya matahari terhalang dengan rimbunan daun pohon bakau.

8. Hutan Mangrove Perancak
Desa Perancak sebagai salah satu desa wisata populer di Jembrana memiliki banyak destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi seperti Pantai Perancak yang terkenal dengan panorama Perancak Sunset Point, tempat wisata penangkaran dan konservasi penyu, dermaga kapal nelayan dengan jejeran kapal nelayan yang sangat unik, dan spot mengadakan lomba makepung yang sangat ikonik banget. Selain itu, kawasan ini juga memiliki hamparan hutan mangrove yang tumbuh dengan subur dan hijau. Uniknya, hutan mangrove di sini dimanfaatkan oleh warga setempat untuk diolah menjadi bahan makanan, jus, sabun dan sarana batik tulis. Hutan yang berlokasi di Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Bali ini wajib untuk dikunjungi jika berlibur ke Bali Barat.

9. Hutan Mangrove Lembongan
Hutan mangrove yang satu ini berada di luar Pulau Bali, tepatnya berada di Pulau Lembongan atau Nusa Lembongan. Pulau yang berjarak sekitar 11 km di tenggara Pulau Bali ini menjadi tempat wisata yang sangat populer di Bali. Hutan mangrove di kawasan ini benar-benar terjaga kelestariannya, bahkan warga adat di Desa Lembongan mengeluarkan peraturan atau awig-awig yang melarang menebang pohon bakau secara sembarangan. Hutan mangrove yang ada di Pulau Lembongan cukup luas dengan panorama yang sangat indah. Pengunjung bisa menikmati keindahan hutan bakau dengan cara menyusurinya dengan menggunakan perahu jukung. Bagi yang ingin menikmati panorama hutan bakau Lembongan yang berlokasi di Pulau Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali ini pengunjung harus menyeberang laut selat Badung. Ada banyak titik penyeberangan ke Pulau lembongan dari Pulau Bali, salah satunya bisa melalui Pantai Matahari Terbit Sanur atau melalui dermaga di Pulau Serangan.

10. Hutan Bambu Desa Pengotan
Desa Pengotan merupakan salah satu desa wisata di Bangli menawarkan pesona desa tradisional yang terdapat sebuah komplek rumah asli masyarakat Bali Aga yang berjejer di kiri dan kanan jalan. Selain itu, desa ini juga menawarkan berbagai ragam destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi, misalnya perkebunan strawberry dengan sistem hidroponik yang siap memanjakan perut pengunjung, tempat kemah yang bernama Bali Woso, dan hutan bambu. Uniknya hutan bambu di desa wisata pengotan dipelihara dan dilindungi secara turun temurun sehingga bambu di desa ini tetap lestari. Lokasi: Desa Wisata Pengotan, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali.

11. Hutan Bambu Kubu
Tempat lainnya di Bangli yang tetap melestarikan bambu ada di Desa Kubu. Hutan Bambu di desa ini memiliki luas sekitar 45 hektar dan dijadikan sebagai daerah resapan air untuk mencegah longsor atau erosi. Uniknya, warga atau siapapun yang berkunjung ke Hutan Bambu ini dilarang untuk menebang pohon bambu secara sembarangan. Bagi yang ingin menebang pohon bambu untuk keperluan tertentu diwajibkan untuk melakukan tebang pilih pada hari-hari yang telah ditentukan. Para wisatawan yang datang ke hutan ini akan disuguhkan keindahan hutan bambu yang menghijau. Di sini wisatawan bisa belajar untuk menjaga dan melestarikan alam agar tidak rusak. Pohon bambu yang menjulang tinggi akan sangat menarik dilihat, terutama ketika ada terpaan angin yang menggoyangkan bambu tersebut sampai mengeluarkan bunyi yang terkadang beraturan. Lokasi: Desa Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali

13. Kebun Raya Bali
Kebun Raya Bali merupakan salah satu tempat wisata populer di Bali yang masih masuk kawasan objek wisata Bedugul Bali. Kebun yang ada di Kabupaten Tabanan ini memiliki nama lain Kebun Raya Eka Karya Tabanan merupakan salah satu hutan lindung di Bali yang berfungsi sebagai paru – paru udara. Karena merupakan kawasan hutan maka kebun raya bali ini memiliki udara yang sangat sejuk dan sangat cocok untuk tempat piknik keluarga. Kebun yang memiliki luas sekitar 50 hektar dengan koleksi 2000 lebih spesies flora yang beberapa diantaranya adalah tumbuhan langka. Uniknya, di kebun raya ini terdapat rumah kaca yang berisi koleksi puluhan jenis tanaman kaktus. Lokasi: Jalan Kebun Raya, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.

14. Danau Buyan
Selain memiliki Danau Tamblingan, Kabupaten Buleleng juga memiliki danau Buyan yang lokasinya masih berdampingan yang dipisahkan oleh hutan. Karena lokasinya yang berdampingan, oleh wisatawan kedua danau ini sering disebut dengan Danau Kembar Bali. Hampir sama seperti danau Tamblingan, Danau Buyan juga dikelilingi oleh hutan-hutan tropis dan memiliki tempat lapangan yang cukup luas yang kerap kali digunakan untuk kegiatan perkemahan. Selain itu, di sekitar danau ini sangat bagus digunakan sebagai tempat wisata petualangan seperti trekking mengelilingi hutan. Lokasi: Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali.

15. Warung Kopi Hutan Bambu
Tempat wisata yang satu ini memang unik karena selain disuguhkan dengan panorama hutan bambu yang menghijau, para wisatawan juga bisa menyeruput secangkir kopi di sebuah warung yang dikelola oleh pasangan suami istri, Kadek Parwini dan Wayan Madra. Warung kopi di Sribatu, Bangli ini memang menarik dan unik karena menyuguhkan kecantikan panorama hutan bambu dengan kebun kopi yang seluruhnya organik. Keren bukan, berlibur menikmati secangkir kopi, kita juga bisa sekaligus berjalan-jalan di area kebun kopi yang berdampingan dengan hutan bambu.

16. Hutan Wisata Desa Selat Buleleng
Tempat wisata berupa hutan yang satu ini berada di Bali Utara tepatnya berada di Desa Selat, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali. Hutan Wisata Desa Selat Buleleng ini berupa hutan lindung yang memiliki luas area hutan sekitar 10 Hektar dengan panjangnya mencapai 5 kilometer. Tempat wisata ini bisa digunakan sebagai wisata edukasi dan rekreasi keluarga karena kawasannya hijau dan sejuk.

17. Hutan Pinus Batur
Hutan pinus di Bali yang satu ini berada di kawasan Batur Global Geopark, tentunya dekat dengan objek wisata populer di kawasan tersebut seperti Danau Batur, Gunung Batur, pemandian air panas dan Lava Tumuli. Panorama yang disuguhkan juga tidak kalah cantiknya dengan hutan pinus lainnya di Bali sebagai spot untuk berfoto dengan hasil yang sangat ciamik. Jika kebetulan berlibur di kawasan danau batur dan sekitarnya, coba mampir ke hutan pinus Batur yang dikenal juga dengan nama Hutan Pinus Kintamani. Yang paling keren, hutan pinus Kintamani ini menjadi icon hutan pinus di Bali dan masuk top 11 Beautiful Pine Forest di Wonderful Indonesia.

18. Hutan Mangrove Budeng
Wisata Bali Barat tidak hanya menawaran panorama Hutan Mangrove Perancak sebagai tujuan wisata yang Instagramable, tetapi juga menawarkan keindahan Hutan Mangrove Budeng. Hutan mangrove yang ada di Desa Budeng, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Bali ini memiliki potensi untuk dijadikan wisata alam dan edukasi. Di hutan ini merupakan habitat hewan-hewan perairan seperti kepiting, burung, udang dan lain-lain. Tempat ini benar-benar indah apalagi dikawasan ini sudah dibuatkan jembatan kayu sebagai fasilitas untuk sekedar berfoto-foto selama mengisi liburan ke hutan mangrove ini.

19. Green Clift Yeh Embang Kangin
Green Cliff Yeh Embang Kangin merupakan tempat wisata baru yang sedang ngehits yang ada di Kabupaten Jembrana, Bali Barat. Tempat rekreasi yang satu ini sangat viral di sosial media, khususnya pengguna Instagram yang banyak digandrungi oleh kaula muda yang ingin eksis di dunia maya. Di sini para pengunjung akan disuguhkan dengan indahnya pesona hutan hijau nan luas, pemandangan langit dan laut yang memukau dari ketinggian dan kejauhan. Lokasi: Desa Yeh Embang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali.

20. Sangeh Monkey Forest
Tempat wisata Sangeh Monkey Forest merupakan tempat wisata berupa hutan homogen yang luasnya mencapai 10 hektar yang ditumbuhi oleh pohon pala dan disucikan oleh warga setempat. Pohon pala (Dipterocarpus trinervis) ini sudah berumur ratusan tahun. Uniknya, hutan (alas) di sini dihuni oleh ratusan ekor kera abu ekor panjang (Macaca fascicularis). Pengunjung bisa berinteraksi dengan kera-kera yang yang jinak di hutan ini. Tempat wisata alas pala sangeh ini juga digunakan sebagai tempat sesi foto praweding. Lokasi: Jalan Brahmana, Banjar Brahmana, Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali.
Iklan