free counter with statistics Inilah 8 Tempat Wisata Hutan Bambu Di Bali
T1/12/2019

Inilah 8 Tempat Wisata Hutan Bambu Di Bali

Iklan
Iklan
Siapa yang tidak kenal dengan tanaman bambu. Tanaman yang satu ini sangat familiar karena manfaatnya sangat banyak, salah satunya biasanya digunakan sebagai tongkat atau tiang bendera. Bahkan bambu pernah digunakan sebagai senjata yang ampuh untuk mengusir penajajah dari bumi Nusantara ini yang dikenal dengan nama “senjata bambu runcing”. Menurut wikipedia, bambu adalah tanaman jenis rumput-rumputan dengan rongga dan ruas di batangnya. Bambu memiliki banyak tipe. Nama lain dari bambu adalah buluh, aur, dan eru. Di dunia ini bambu merupakan salah satu tanaman dengan pertumbuhan paling cepat. Karena memiliki sistem rhizoma-dependen unik, dalam sehari bambu dapat tumbuh sepanjang 60 cm bahkan lebih, tergantung pada kondisi tanah dan klimatologi tempat bambu itu ditanam.
Inilah 8 Tempat Wisata Hutan Bambu Di Bali
Hutan Bambu di Bali

Manfaat lainnya dari tanaman bambu yakni sebagai bahan masakan (memanfaatkan tunasnya), peralatan rumah tangga, konstruksi bangunan (sebagai dinding), instrumen musik, dan alat transportasi. Tidak hanya batangnya saja yang bermanfaat, kawasan tempat tumbuh bambu atau hutan bambu dapat dijadikan sebagai tempat wisata yang menarik. Di Pulau Bali sebagai daerah tujaun wisata memanfaatkan kawasan hutan bambu sebagai tempat wisata yang mampu menarik kunjungan para wisatawan lho. Berikut admin bagikan tempat wisata hutan bambu di Bali yang menarik untuk dikunjungi.

1. Hutan Bambu Desa Penglipuran
Desa Tradisional Pengelipuran merupakan salah satu desa wisata terkenal di Bali yang mampu menarik kunjungan wisatawan khususnya wisatawan asing. Desa yang mendapat predikat sebagai desa terbersih di dunia ini memiliki area hutan bambu yang sangat luas lho. Biasanya para wisatawan yang datang ke desa yang ada di Bangli ini hanya akan melihat rumah penduduk yang masih tradisional dan unik. Hutan bambu yang ada di desa penglipuran lokasinya berada di sebelah utara desa yang bisa ditempuh dengan jalan kaki dari pusat desa. Di hutan bambu ini para wisatawan bisa trekking dengan jalan kaki, bersepeda, atau berkendara roda dua dengan membelah rumpun bambu yang menjulang tinggi. Sepanjang mata memandang yang terlihat hanya hutan bambu yang mempesona.

2. Hutan Bambu Desa Pengotan
Selain desa penglipuran yang menjadi andalan pariwisata kabupaten bangli, juga memiliki desa pengotan yang suasananya mirip seperti desa tradisonal penglipuran dengan rumah-rumah penduduk yang sangat unik. Memasuki kawasan desa wisata Pengotan, para wisatawan akan disambut dengan rimbunan hutan bambu di kanan dan kiri jalan yang menjadi pemandangan yang khas di desa ini. Di desa ini bambu tumbu di mana saja, mulai di halaman rumah, pinggir jalan, sampai di pinggir sungai. Bambu-bambu di desa ini dikelola menjadi sejumlah barang kerajinan seperti keranjang, kandang ayam, dan lainnya. Uniknya, menebang pohon bambu di desa ini tidak bisa dilakukan secara sembarangan dan harus menunggu hari-hari baik. Hutan bambu di desa ini benar-benar dilindungi secara turun temurun. Ini merupakan kearifan lokal yang mesti harus dipertahankan untuk menjaga kelestarian alam.

3. Hutan Bambu Desa Kubu
Tempat lainnya di Bangli yang tetap melestarikan hutan bambu ada di Desa Kubu. Hutan Bambu di desa ini memiliki luas sekitar 45 hektar dan dijadikan sebagai daerah resapan air untuk mencegah longsor atau erosi. Uniknya, warga atau siapapun yang berkunjung ke Hutan Bambu ini dilarang untuk menebang pohon bambu secara sembarangan. Bagi yang ingin menebang pohon bambu untuk keperluan tertentu diwajibkan untuk melakukan tebang pilih pada hari-hari yang telah ditentukan. Para wisatawan yang datang ke hutan ini akan disuguhkan keindahan hutan bambu yang menghijau. Di sini wisatawan bisa belajar untuk menjaga dan melestarikan alam agar tidak rusak. Pohon bambu yang menjulang tinggi akan sangat menarik dilihat, terutama ketika ada terpaan angin yang menggoyangkan bambu tersebut sampai mengeluarkan bunyi yang terkadang beraturan. Lokasi: Desa Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali

4. Hutan Bambu Desa Sekartaji
Desa Sekartaji memiliki keindahan alam yang masih asri serta terjaga kelestariannya. Di desa ini wisatawan dapat menikmati suasana yang sangat menyenangkan dengan melihat persawahan yang hijau membentang luas menghijau. Di desa ini terdapat jalur trekking dengan melewati areal persawahan, ladang, hutan bambu dan sungai. Lokasi: Desa Pakraman Sekartaji, Desa Sesandan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali

5. Hutan Bambu Desa Belimbing
Desa Belimbing merupakan salah satu desa wisata di Kabupaten Tabanan Bali yang kini terus mengembangkan potensi wisata yang dimilikinya. Tempat wisata populer yang ada di desa adalah air terjun. Adapun air terjun yang dimiliki desa ini yakni Air Terjun Sade dengan nama lain Air Terjun Singsing dan air terjun Benben. Uniknya, air terjun ini dikelilingi oleh tebing dan hutan bambu yang menghijau dan asri. Walaupun tidak terlalu tinggi dan debit air juga tidak terlalu besar, air terjun ini sangat indah dipandang mata lengkap dengan panorama hutan bambunya. Sangat pas untuk sekedar berfoto-foto ria bersama teman atau orang yang kita sayangi. Lokasi: Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali

6. Hutan Bambu Angseri
Pemandian air panas angseri merupakan salah satu pemandian air panas yang ada di Bali. Uniknya pemandian air panas yang sangat populer di Tabanan ini lokasinya berada di tengah-tengah hutan bambu. Bagi yang mencari tempat wisata hutan bambu di Bali, sangat tepat sekali mengunjungi tempat wisata yang satu ini karena selain kita bisa mengeksplor keindahan hutan bambunya, pengunjung juga bisa berelaksasi dengan merendam diri di pemandian air panas.

7. Warung Kopi Hutan Bambu
Tempat wisata yang satu ini memang unik karena selain disuguhkan dengan panorama hutan bambu yang menghijau, para wisatawan juga bisa menyeruput secangkir kopi di sebuah warung yang dikelola oleh pasangan suami istri, Kadek Parwini dan Wayan Madra. Warung kopi di Sribatu, Bangli ini memang menarik dan unik karena menyuguhkan kecantikan panorama hutan bambu dengan kebun kopi yang seluruhnya organik. Keren bukan, berlibur menikmati secangkir kopi, kita juga bisa sekaligus berjalan-jalan di area kebun kopi yang berdampingan dengan hutan bambu.

8. Kebun Raya Eka Karya Bedugul
Kebun Raya Eka Karya atau dikenal dengan nama Kebun Raya Bali ini merupakan salah satu tempat wisata populer di kawasan objek wisata Bedugul. Terkadang wisatawan menyebut kebun ini dengan nama Kebun Raya Bedugul. Di kawasan ini pengunjung akan disuguhkan dengan koleksi 2000 lebih spesies flora yang beberapa diantaranya adalah tumbuhan langka. Salah satu tanaman koleksi di kebun raya ini ada tanaman Bambu. Hutan bambu yang ada di kebun raya bedugul ini sangat menarik karena ketika masuk area ini pengunjung akan disambut dengan gerbang berbentuk batang bambu. Di sini terdapat bambu dari berbagai daerah di Indonesia yang sudah dikelompokkan di sejumlah sudut. Untuk kenyaman pengunjung beberapa tempat duduk telah disediakan di tengah hutan bambu. Hutan bambu ini bisa dijadikan sebagai wisata edukasi karena tiap jenis bambu diberi papan informasi dalam bahasa latin dan daerah asal bambu tersebut. Lokasi: Jalan Kebun Raya, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.

Semoga ini dapat dijadikan referensi dalam mencari tempat wisata hutan di Bali, khususnya yang mencari tempat wisata hutan bambu di Bali. Bali tidak hanya memiliki hutan bambu sebagai tujuan wisata, tetapi memiliki hutan lainnya seperti tempat wisata hutan mangrove dan tempat wisata hutan pinus yang juga sangat menarik untuk dikunjungi.
Iklan