free counter with statistics Inilah 9 Daya Tarik Wisata Di Kecamatan Buleleng Bali
T9/22/2019

Inilah 9 Daya Tarik Wisata Di Kecamatan Buleleng Bali

Iklan
Iklan
Seperti yang dilansir di laman wikipedia, Buleleng adalah nama sebuah kecamatan di kabupaten Buleleng, provinsi Bali, Indonesia. Kota Singaraja, yang merupakan ibu kota kabupaten Buleleng berada di kecamatan ini. Kecamatan yang memiliki luas wilayah 46,94 Km² ini memiliki batas-batas wilayah sebagai berikut.
Utara     : Laut Bali
Timur    : Kecamatan Sawan
Selatan : Kecamatan Sukasada dan Kecamatan Banjar
Barat     : Kecamatan Banjar

Kecamatan Buleleng terdiri dari 17 kelurahan dan 12 desa. Adapun 17 kelurahan di kecamatan Buleleng yakni Astina, Banjar Bali, Banjar Jawa, Banjar Tegal, Banyuasri, Banyuning, Beratan, Kaliuntu, Kampung Anyar, Kampung Baru, Kampung Bugis, Kampung Kajanan, Kampung Singaraja, Kendran, Liligundi, Paket Agung, dan Penarukan. Sedangkan 12 desa di Kecamatan Buleleng yakni Alasangker, Anturan, Bakti Seraga, Jineng dalem, Kalibukbuk, Nagasepaha, Pemaron, Penglatan, Petandakan, Poh Bergong, Sari Mekar, dan Tukadmungga.
Inilah 9 Daya Tarik Wisata Di Kecamatan Buleleng Bali
Salah satu daya tarik wisata di Kecamatan Buleleng
Sumber: flickr.com

Sama seperti kecamatan lainnya di Bumi Panji Sakti, Kecamatan Buleleng juga memiliki segudang potensi wisata yang terus dikembangkan untuk menarik kunjungan wisatawan. Sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan oleh bupati Buleleng No. 51 tahun 2017 tentang perubahan kedua atas peraturan bupati nomor 32 tahun 2014, maka pada tanggal 18 Agustus 2017 menetapkan daya tarik wisata kabupaten Buleleng ada sebanyak 86 buah. Adapun daya tarik wisata di Kecamatan Buleleng yakni sebagai berikut.

1. Tugu Singa Ambara Raja
Tugu yang menjadi ikon dari Kota Singaraja ini dibangun untuk mengenang kejayaan Ki Gusti Ngurah Panji Sakti yang berhasil membangun wilayah tersebut menjadi maju dan disegani. Patung Singa Ambara Raja dilambangkan dengan seekor singa bersayap dan mencengkram buah jagung gembal. Patung ini tepat berada di tengah Kota Singaraja yaitu di pertigaan depan Kantor Bupati Buleleng saat ini. Patung ini akan ditemui jika berwisata ke kawasan Lovina dari air terjun Gitgit.

2. Gedong Kirtya
Museum Gedong Kirtya atau Museum Lontar beralamat di Jalan Veteran No. 20, Kota Singaraja. Museum ini berisi berbagai macam koleksi lontar dan salinan teks tulisan tangan yang erat hubungannya dengan kesusasteraan Bali, sastra relijius, mantra-mantra, mitos, dan berbagai hal lainnya. Tidak hanya diminati oleh wisatawan domestik lho, bahkan wisatawan mancanegara juga banyak mengunjungi museum ini. Biasanya wisatawan yang akan berlibur ke Lovina menyempat diri untuk mengunjungi museum ini.

3. Museum Buleleng
Jika museum Gedong Kirtya menyimpan koleksi lontar dan salinan teks tulisan tangan,berbeda dengan Museum Bulelelng yang menyimpan berbagai koleksi benda-benda purbakala seperti sarkofagus, patung, sejata, dan lain-lainnya. Selain itu juga tersimpan berbagai benda-benda Seni seperti Lukisan, Kerajinan Emas, kain-kain, dan perak dan lain-lainnya. Museum ini lokasinya bersebelahan dengan museum Kirtya yang beralamat di Jalan  Veteran No.23, Kota Singaraja.

4. Eks. Pelabuhan Buleleng
Jika ingin menikmati panorama laut di Kota Singaraja coba mampir ke Eks. Pelabuhan Buleleng yang berlokasi di Jalan Pelabuhan Buleleng, Kampung Bugis, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali. Bekas pelabuhan Buleleng memiliki panorama yang indah terutama menjelang matahari tenggelam. Pada hari minggu pagi masyarakat memanfaatkan pelabuhan ini untuk melakukan kegiatan olah raga lari pagi.

5. Pantai Lovina
Pantai Lovina terkenal dengan atraksi lumba-lumbanya, bahkan ikan lumba-lumba menjadi ikon pantai ini. Tidak mengherankan jika di kawasan pantai ini dibuatkan patung lumba-lumba. Atraksi lumba-lumba di tengah laut sebelum matahari terbit menjadi daya tarik bagi wisatawan dari pantai Lovina ini. Selain itu, pantai lovina juga merupakan spot yang bagus untuk menyelam, karena bawah lautnya terdapat terumbu karang yang dihuni oleh ikan hias.

6. Pantai Penimbangan
Bermain kano merupakan aktivitas yang bisa dilakukan selain mandi atau sekedar nongkrong di pantai ini. Selain bisa menikmati panorama pantainya, kita bisa berolahraga dengan mengayuh kano. View yang ditawarkan tidak kalah menariknya dengan pantai lainnya di bali utara, terutama pesona sunsetnya. Perlu diketahui bahwa pantai penimbangan kini dijadikan sebagai tempat penangkaran penyu. Bahkan di pantai ini dibuatkan patung penyu sebagai ikon pantai ini. Jika tertarik menikmati suasana Pantai Penimbangan silahkan datang ke Jalan Pantai Penimbangan, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali

7. Puri Buleleng
Puri Buleleng beralamat di Jalan Mayor Metra, Kota Singaraja wajib dikunjungi jika berlibur ke Kota Singaraja bagi yang suka dengan wisata sejarah. Selain menyaksikan guratan arsitektur yang unik pada bangunan-bangunan kunonya, puri ini juga menyuguhkan pengetahuan tentang pola-pola kebudayaan yang dalam berbagai hal memang berbeda dengan puri-puri yang ada di Bali Selatan. Istana ini dibangun oleh Raja Ki Gusti Anglurah Pandji Sakti pada 30 Maret 1604.

8. Puri Kanginan
Selain Puri Buleleng, tempat wisata sejarah lainnya di Kota Sinagaraja ada di Puri Kanginan. Puri Kanginan adalah sebuah bukti peninggalan sejarah dari kerajaan Buleleng yang berfungsi sebagai tempat kediaman keluarga bangsawan dan juga sebagai pusat pemerintahan pada jamannya. Istana ini diperkirakan sudah ada pada akhir abad ke 18.

9. Situs Budha
Situs Budha ini lokasinya sangat dekat dengan tempat wisata pantai Lovina yakni di Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali. Candi yang sarat dengan nilai sejarah ini ditemukan pertama kali oleh seorang warga saat menggali sumur, kemudian dipugar yang memakan waktu hampir 15 tahun lho. Candi ini diperkirakan berasal dari sekitar abad 6-14 Masehi. Jika berlibur ke Lovina coba sempatkan mampir ke Situs Budha ini, khususnya yang suka dengan wisata sejarah. Tempat wisata ini bagus juga sebagai lokasi berfoto karena tempatnya yang unik dan ikonik banget.

Semoga ini dapat dijadikan referensi dalam mencari tempat wisata di Bali Utara khususnya di Kecamatan Buleleng.  Salam longtriper.
Iklan