free counter with statistics Inilah 6 Daya Tarik Wisata Di Kecamatan Kubutambahan Buleleng
T9/22/2019

Inilah 6 Daya Tarik Wisata Di Kecamatan Kubutambahan Buleleng

Iklan
Iklan

Seperti yang dilansir dalam laman Wikpedia, Kubutambahan adalah nama sebuah kecamatan di kabupaten Buleleng, provinsi Bali, Indonesia. Kecamatan yang memiliki luas wilayah sekitar 118,24 km2 ini berjarak sekitar 12 km dari Kota Singaraja (ibu kota Kabupaten Buleleng). Kubutambahan tidak hanya memiliki potensi perkebunan yang tumbuh dengan subur, kecamatan ini juga memiliki potensi wisata yang terus dikembangkan.
Inilah 6 Daya Tarik Wisata Di Kecamatan Kubutambahan Buleleng
Pesona Kubutambahan

Sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan oleh bupati Buleleng No. 51 tahun 2017 tentang perubahan kedua atas peraturan bupati nomor 32 tahun 2014, maka pada tanggal 18 Agustus 2017 menetapkan daya tarik wisata kabupaten Buleleng ada sebanyak 86 buah. Adapun yang daya tarik wisata yang berada di kecamatan Kubutambahan yakni sebagai berikut.

1. Pura Meduwe Karang
Pura ini merupakan tempat memohon kesuburan agar tanaman di tegalan tumbuh dengan subur. Lingkungan Pura Meduwe Karang adalah salah satu lingkungan Pura di Bali yang telah dikenal wisatawan mancanegara sebelum Perang Dunia Kedua. Tata letak dan arsitektural pura ini khas Bali Utara. Pada dinding sebelah utara terdapat ukiran setinggi satu meter yang melukiskan seorang pegawai Pemerintah Belanda tengah mengendarai sepeda dari tumbuhan.

2. Air Terjun Carat
Bagi yang ingin mencari tempat wisata air terjun di Kubutambahan, coba sambangi air terjun Carat. Diberi nama Carat karena air terjun ini seperti caratan atau kendi. Tempat ini sedikit angker, diharapkan untuk tidak berkata-kata kasar atau merusak apapun di sekitarnya. Air Terjun Carat ini masih benar-benar alami, karena belum mendapat sentuhan pariwisata sama sekali. Di lokasi air terjun ini terdapat dua buah air terjun, yang kecil dan besar (tinggi). Dimana letak air terjun yang besar berada di bawah air terjun kecil. Untuk air terjun kecil memiliki ketinggian hanya sekitar 15 m saja. Dibawahnya terdapat kolam yang tidak terlalu dalam dan dapat digunakan untuk bermain air atau mandi. Sedangkan untuk air terjun yang besar memiliki ketinggian sekitar 100 m dengan dikelilingi tebing yang tinggi dan terjal. Sayangnya untuk mendekati air terjun tidak bisa sehingga hanya bisa dilihat dari kejauhan.

3. Kolam Renang Air Sanih
Tempat ini merupakan objek wisata yang di gunakan sebagai tempat pemandian atau kolam renang alami yang mempunyai sumber mata air sendiri. Tempat wisata ini sangat bagus dikunjungi bersama keluarga atau teman-teman untuk merelaksasi diri dengan berendam di air yang sejuk nan bersih. Pemandian yang berlokasi di Jalan Air Sanih ini sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan, baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Tidak jauh dari lokasi pemandian, terdapat penginapan dan restoran yang siap memanjakan para wisatawan.

4. Desa Tua Bulian
Desa Bulian merupakan salah satu desa kuno yang ada di daerah Bali utara. Di desa ini banyak ditemukan prasasti terkait dengan perkembangan desa ini. Desa ini sekarang dikembangkan menjadi wisata budaya.

5. Pura Puncak Sinunggal
Pucak Bukit Sinunggal merupakan salah satu Pura Dang Kahyangan yang ada di Bali Utara. Pura ini terletak di Desa Tajun. Pura Bukit Sinunggal juga sering disebut “Besakih”-nya Buleleng lantaran semua pelinggih yang ada di Besakih terdapat pula di pura ini.

6. Bukit Teletubis
Bukit Tetetubis merupakan daya tarik wisata alam yang wajib dikunjungi ketika berlibur ke Bali Utara khususnya ke Kubutambahan. Kontur tanah yang berbentuk perbukitan dengan gundukan-gundukan dan lembah hijau sehingga kawasan ini disebut dengan nama Bukit Teletubbies. Perbukitan hijau yang berlokasi di Jalan Cempaka, Desa Jinengdalem ini sangat instagramable banget lho. Banyak anak muda mengunggah hasil jepretannya ke sosial media, sehingga tempat wisata ini menjadi viral.
Iklan