free counter with statistics Wisata Pantai Sambil Menikmati Festival Layang-Layang Di Bali
T8/17/2017

Wisata Pantai Sambil Menikmati Festival Layang-Layang Di Bali

Iklan
Iklan
Mengunjungi pantai di Bali tidak hanya sekedar bermain air atau sekedar memandang deburan ombak yang saling kejar mengejar, tetapi  bisa juga bermain layang-layang. Bagi yang suka melihat layang-layang super besar dan berekor sangat panjang, coba saja tengok festival layang-layang di pulau Bali. Kegiatan menerbangkan layang-layang raksasa di pulau Dewata dilakukan dalam agenda Bali Kite Festival atau festival Layang-Layang Bali yang biasanya diadakan pada musim angin yakni bulan Juli – Oktober setiap tahunnya.
Wisata Pantai Sambil Menikmati Festival Layang-Layang Di Bali
Layang-layang di langit Pantai Mertasari Sanur
Di Bali menerbangkan layangan merupakan wujud terima kasih pada Sang Pencipta, khususnya Dewa Rare Anggon. Rare Angon berarti anak gembala, biasanya setelah musim panen para petani terutama anak gembala mempunyai waktu senggang yang mereka gunakan untuk senang-senang bersama teman-temannya. Sambil menjaga ternaknya salah satu permainan yang sering mereka lakukan adalah bermain layang-layang atau Melayangan.

Saat ini tradisi “melayangan”  masih sering dilaksanakan oleh masyarakat Pulau Dewata. Melayangan merupakan hobi yang digemari oleh berbagai kalangan di Bali dari anak-anak, tua, muda, laki-laki maupun perempuan. Sehingga dapat dikatakan bahwa melayangan ini sudah menjadi budaya hidup sebagian besar masyarakat di Bali. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya diadakan kompetisi dan festival layang-layang di Bali.
Menikmati Festival Layang-Layang Di Bali
Layang-layang ekor panjang

Saat festival, ribuan peserta dan pecinta layangan akan membanjiri arena serta membawa layangan dari berbagai style, warna dan ukuran. Layang-layang tersebut akan menghiasai langit pulau Bali yang biru. Uniknya pada saat diadakannya festival ada yang membawa gamelan gong sebagi penyemangat terutama pada saat menaikan ataupun menurunkan layang-layang.

Bentuk layang-layang yang diterbangkan pada acara festival atau kompetisi dari dulu tidak berubah, hanya saja teknik pembuatanya yang terus mengalami perberkembangan, hal ini disebabkan karena masyarakat bali masih menghormati apa yang telah diberikan oleh leluhurnya secara turun-temurun. Adapun layang-layang tradisional yang paling banyak diterbangkan di festival layang-layang di bali yakni layang bebean (berbentuk ikan), pecukan (berbentuk daun) dan janggan (berbentuk burung).
Festival Layang-Layang Di Bali
Layang-Layang bentuk bebean
Ukuran layang-layang yang diterbangkan berkisar antara 4 meter– 10 meter lebarnya. Kebayang bukan bagaimana ukuran layang-layang tersebut. Layangan Janggan bisa memiliki panjang ekor hingga 200 meter. Desain dari layang-layang tradisional Bali biasanya dengan watna hitam, warna merah, kuning dan putih. Tidak hanya menerbangkan layang-layang tradisional, pada festival ini juga diterbangkan layang-layang bentuk kreasi, misalnya bentuk naga, kendaraan seperti mobil dan motor, maskot serta sponsor.

Saat menerbangkan layang-layang, satu kelompok bisa terdiri dari lebih dari 10 orang bahkan lebih, tergantung pada bentuk dan ukuran layang-layang. Lebih panjang dan besar layangannya, maka anggotanya tentu lebih banyak. Para anggota bersaing dengan anggota lain, dan para juri akan melihat cara mereka menerbangkan layangannya dan waktu yang lebih lama layang-layang bisa terbang. Layang-layang harus bisa mengikuti arus angin, sehingga anggota terbaik yang akan mendapatkan piala dan uang jika salah satu layang-layang dipilih untuk menjadi pemenang.

Di Pulau Bali ada banyak sekali kompetisi dan festival layang-layang yang diadakan tiap tahunnya. Sedikitnya ada 13 kali kompetisi dan festival layang-layang yang diadakan oleh asosiasi layang-layang Bali yang disebut Pelangi (Persatuan Layang-Layang Bali), yakni:
1. Festival Layang – Layang Bali
2. Kompetisi Layang – Layang Gianyar
3. Kompetisi Layang – Layang Denpasar
4. Kompetisi Layang – Layang Biaung
5. Kompetisi Layang – Layang Tanjung
6. Kompetisi dan Festival Layang–Layang Sanur Village
7. Kompetisi Layang – Layang Penatih
8. Kompetisi Layang – Layang Ungasan
9. Kompetisi Layang – Layang Tabanan
10. Kompetisi Layang – Layang Belega
11. Kompetisi Layang – Layang bekul
12. Kompetisi Layang – Layang Kukuh
13. Festival Layang – Layang Internasional Bali

Lokasi yang paling sering diadakannya kompetisi dan festival layang-layang di Bali yakni pantai Mertasari dan Pantai Padang Galak. Jadi selain kita bisa menikmati langit pulau bali yang bertebaran dengan layang-layang dengan anekan warna dan bentuk, kita juga bisa berwisata di pantai yang eksotis. Untuk yang di pantai Mertasari kita juga bisa mampir ke Taman Inspirasi Mertasari yang merupakan salah satu tempat wisata baru di pulau Bali.

Nah itu tentang Festival Layang-Layang (Kite Festival) yang selalu diadakan tiap tahunnya di Bali. Jadi jangan lewatkan kesempatan ini jika anda kebetulan berlibur ke pulau Bali sekitar bulan Juli-Oktober. Semoga ini dapat menjadi rujukan anda dalam berwisata ke pulau Dewata. Silahkan baca juga tempat wisata di bali yang lainnya. Salam longtriper.

Rujukan: http://idrus.co/plugin/article/view/5273/bali-siap-gelar-festival-layang-layang-tahunan-ke-7
Iklan