free counter with statistics Tempat Wisata Desa Tradisional Penglipuran Bangli Bali
T11/26/2015

Tempat Wisata Desa Tradisional Penglipuran Bangli Bali

Iklan
Iklan
Anda ingin menikmati suasana pedesaan yang tenang, sejuk dan penduduknya ramah tamah? Silahkan coba kunjungi tempat wisata Desa Tradisonal Penglipuran Bangli. Desa ini menawarkan keindahan tata letak bangunannya yang benar-benar tertata dengan rapi antara satu bangunan dengan bangunan yang lainnya. Penduduk di desa ini benar-benar ramah terhadap wisatawan sehingga Anda akan betah berlama-lama di desa ini. Walaupun wisatawan yang berkunjung di desa ini didominasi oleh wisatawan mancanegara yang ingin mengenal adat dan budaya desa ini, wisatawan nusantara juga banyak yang berkunjung ke Desa Penglipuran sejak desa ini dijadikan sebagai tempat shoting FTV. Hampir tiap hari ada saja wisatawan yang berkunjung ke desa wisata ini.  
Tempat Wisata Desa Tradisional Penglipuran Bangli Bali
Sebelah selatan Desa Penglipuran

Kunjungan wisatawan ke tempat wisata desa penglipuran menduduki peringkat kedua sebagai objek wisata favorit di Kabupaten Bangli setelah Objek Wisata Penelokan berdasarkan data BPS Bali pada tahun 2013. Objek wisata Desa Penglipuran merupakan objek wisata alternatif jika ingin mengunjungi objek wisata Penelokan dari tempat wisata Taman Nusa. Desa  Penglipuran berada di ketinggian sekitar 600 – 700 meter di atas permukaan laut, sehingga hawa udara di desa ini benar-benar sejuk walaupun itu pada siang hari.

Anda cukup membayar karcis masuk sebesar Rp 10.000, Anda sudah bisa menikmati indahnya suasana desa tradisional ini. Begitu Anda memasuki area jalan di desa ini, Anda akan kagum akan bentuk dari tiap-tiap rumah penduduk hampir sama. Kemiripan dari tiap-tiap rumah terlihat pada pintu gerbang rumah, atap rumah dan dinding rumah menggunakan bambu, lebar pintu gerbang yang hanya muat untuk satu orang dewasa.
Tempat Wisata Desa Tradisional Penglipuran Bangli Bali
Suasana Desa Penglipuran
Paling utara dari kawasan desa penglipuran merupakan kawasan suci. Di sini terdapat sebuah pura yang bernama Pura Penataran. Nah di sebelah selatan dari pura tersebut merupakan tempat rumah penduduk yang dibangun sangat rapi dan serasi. Masyarakat desa penglipuran memiliki minuman khas yang bernama Loloh Cemcem yang memiliki aneka rasa yang dikemas  ke dalam sebuah botol. Minuman ini sangat cocok untuk menghilangkan rasa dahaga.

Tidak jauh dari lokasi pura terdapat hutan bambu. Warga tidak diizinkan menebang pohon bambu secara sembarangan dan harus mendapat izin dari tokoh masyarakat, tentunya ini merupakan contoh kearfian lokal dalam menghormati dan melestarikan alam. Selain menghormati alam, warga desa penglipuran juga menghormati wanita dengan melarang pria melakukan poligami. Jika nekat melakukan poligami maka warga tersebut akan dipindahkan ke tempat khusus yang bernama “Karang Memadu” yang berada di sebelah selatan Desa Penglipuran. Sampai sekarang tempat itu belum pernah digunakan oleh warga Desa Penglipuran. 
Tempat Wisata Desa Tradisional Penglipuran Bangli Bali
Sebelah utara Desa Penglipuran
Fasilitas yang tersedia di tempat wisata Desa Tradisonal Penglipuran antara lain restoran dan warung makan yang dikelola oleh masyarakat setempat, jalan yang sudah diaspal dengan baik, dan area parkir yang cukup luas.

Lokasi dan Cara Akses Desa Penglipuran

Tempat wisata Desa Tradisonal Adat Penglipuran, terletak di Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Propinsi Bali. Dari tempat wisata air terjun Dusun Kuning hanya berjarak 10 km, dari kota Bangli hanya berjarak 5,4 km, dari objek wisata Pura Kehen hanya berjarak 4,3 km, dari objek wisata Penelokan hanya berjarak 19 km, dan dari Kota Denpasar hanya berjarak 45 km.

Jika Anda datang dari bandara Ngurah Rai hanya menempuh jarak kurang lebih 58,5 km atau menempuh waktu 90 menit perjalanan dengan kendaraan. Adapun rute yang bisa anda tempuh antara lain. Dari bandara Ngurah Rai menuju Jalan Tol Bali Mandara menuju jalan By Pass Ngurah Rai, kemudian menuju jalan By Pass Ida Bagus Mantra hingga ke perempatan jalan Pantai Siyut lalu belok ke kiri. Dari Jalan Pantai Siyut menuju jalan Raya Tulikup kemudian dilanjutkan ke Jalan Taman Bali. Di sini Anda bisa mampir ke Taman Nusa untuk melihat seluruh rumah adat, budaya dan seni seluruh Indonesia. Dari Taman Nusa bisa lanjutkan perjalanan menuju kota Bangli melalui Jalan Taman Bali. Di Kota Bangli cari Jalan Nusantara hingga menemuka pertigaan kemudian belok kiri (ada tanda petunjuk arah “Objek Wisata Penglipuran Traditioanl Village”). Ikuti jalan tersebut kira-kira 300 meter maka Anda akan sampai di depan gerbang desa penglipuran dan akan disambut oleh petugas karcis.
Iklan