free counter with statistics Museum Geopark Bali, Tempat Wisata Edukasi Di Kintamani
T12/08/2018

Museum Geopark Bali, Tempat Wisata Edukasi Di Kintamani

Iklan
Iklan

Pulau Bali merupakan surganya destinasi wisata di dunia. Tidak mengherankan jika pulau yang mendapat julukan “Pulau Seribu Pura” ini diserbu ribuan wisatawan asing tiap harinya. Mereka datang dari berbagai penjuru dunia, hanya untuk menikmati suguhan destinasi wisata yang menarik, unik dan menyenangkan. Tidak hanya menawarkan wisata seni dan budaya, bali juga menawarkan wisata bentang alam yang sangat eksotik. Hampir tiap lembah, gunung, sungai, air terjun, hutan, pantai, dan danau yang ada di Pulau Bali mampu menjadi magnet bagi wisatawan, karena tiap bentang alam tersebut menyajikan keindahan tersendiri yang tidak akan dapat temukan di tempat lain.

Tidak hanya terkenal dengan destinasi wisata bentang alam yang sangat indah, pulau yang berada sebelah di timur pulau Jawa ini juga memiliki tempat wisata museum yang mampu menarik para wisatawan untuk berlibur ke Bali. Perlu diketahui bahwa Bali masuk dalam daftar lima besar dalam hal jumlah museumnya. Beberapa museum di Bali, di bangun di tempat wisata yang terkenal di Bali, salah satunya museum yang dibangun di tempat wisata Penelokan Kintamani yang bernama Museum Geopark Bali.
Museum Geopark Bali, Tempat Wisata Edukasi Di Kintamani
Museum Geoprak Bali
Museum yang diremsikan pada tanggal 10 Mei 2007 ini lokasinya berada di tempat wisata penelokan kintamani dan juga dekat dengan objek wisata populer lainnya di Kintamani seperti tempat wisata Pendakian Gunung Abang yang terkenal dengan panorama sunrise di pagi hari, tempat wisata desa Terunyan dengan tradisi pemakaman yang sangat unik, tempat wisata pendakian Gunung Batur sebagai gunung berapi tertinggi kedua di Bali dan spot melihat sunrise terbaik di Bali, tempat wisata pemandian air panas toya bungkah, dan tempat wsiata Bukit Cinta Pinggan degan panorama sunrise dengan siloet tiga gunungnya.

Museum Geoprak Bali ini dibangun dengan tujuan untuk memperkaya pengetahuan masyarakat akan gunung berapi di Indonesia, dan Gunung Batur pada khususnya. Selain sebagai tempat berwisata karena terletak di objek wisata yang terkenal, museum ini juga bisa digunakan sebagai wisata edukasi, khususnya bagi yang ingin mempelajari lebih dalam tentang ilmu geologi. Bentuk bangunan museum geopark Bali ini sangat ikonik banget. Jika kita lihat, bangunan museum ini memang sangat unik, di mana bentuk bangunannya seperti meru (tempat suci umat Hindu di Bali). Karena arsitektur bangunan ini sangat indah, unik dan ikonik, tentunya banyak kaula muda yang memanfaatkan museum ini untuk berfoto selfie.

Karena lokasi museum ini berada di kawasan Geopark Batur, maka untuk lebih memudahkan mengingat namanya, wisatawan menyebut nama museum ini dengan nama “Museum Geopark Bali”, padahal nama sebenarnya dari museum satu-satunya di kabupaten bangli bernama Musuem Gunung Api Batur. Perlu diketahui bahwa kawasan Geopark Batur sebagai tempat berdirinya musuem ini sudah diakui oleh UNESCO pada tangga 20 September 2012 sebagai kawasan taman bumi (geopark) yang luasnya meliputi seluruh kadera Gunung Batur.

Bangunan yang ikonik di Museum Geoprak Batur ini terdiri dari empat lantai. Pada lantai pertama, di sini pengunjung akan disuguhkan dengan lukisan grafis tentang mitologi Bedawang Nala, panel peristiwa pembentukan gunung api, panel penomena gunung api, panel tipe erupsi (letusan), panel bentuk gunung api, slide show Gunung Batur dan Gunung Agung, panel foto grafis gunung api yang ada di Indonesia, diorama gunung api Batur, foto dari udara bentuk kaldera Batur, dan lain lain.

Pada lantai kedua, isi pada lantai kedua ini masih berhubungan dengan  materi yang ditampilkan pada lantai pertama seperti ruang audio visual/bioskop yang sudah bertaraf standar internasional, dengan total kapasitas tempat duduk sebanyak 160 buah tempat duduk. Selain ruang audio visual juga terdapat ruang rapat, dan panel “Batur Global Geopark”.

Pada lantai ketiga, merupakan tempat yang digunakan para petugas vulkanologi untuk memantau aktivitas Gunung Batur. Di lantai ini kita bisa belajar bagaimana para petugas vulkanologi dalam memantau aktivitas gunung api. Selain itu, di sini kita juga bisa dilihat secara langsung bagaimana cara kerja dari alat pencatat gempa (seismograph).

Lantai terakhir (lantai keempat), merupakan tempat yang sangat bagus untuk menikmati pemandangan gunung dan danau Batur yang sangat memukau mata. Jika cuaca cerah, di sini pengunjung bisa melihat indahnya Gunung Batur dengan Danau Baturnya dengan menggunakan teropong.

Museum Geopark Batur memang menjadi obyek wisata edukasi untuk para pelajar dan ilmuwan yang ingin belajar tentang geologi dan aktifitas gunung berapi. Museum ini bisa Anda coba kunjungi ketika berliburan di Bali khususnya ke tempat wisata kintamani dengan cuaca yang sejuk karena berada di daerah pegunungan dan pemandangan alam yang sangat indah. Apalagi di sekitar museum geopark batur ini juga terdapat banyak rerstoran yang menyajikan makanan khas Kintamani, seperti ikan mujair nyat-nyat yang siap mengoyang lidah para wisatawan.

Untuk mengakses Museum Geopark Batur sangat mudah sekali karena lokasinya berada di pingir Jalan Raya Bangli – Singaraja, jadi jika akan berpergian dari Kota Bangli ke Kota Singaraja atau sebaliknya melalui Kintamani, pastinya akan melihat museum ini. Untuk menuju museum ini, dari bandara internasional I Gusti Ngurah Rai akan menempuh jarak sekitar 77 km, dan dari Kota Denpasar berjarak sekitar 57 km.
Iklan